<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>xidea &#187; opini</title>
	<atom:link href="http://xid3a.wordpress.com/category/opini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://xid3a.wordpress.com</link>
	<description>pelarian hobi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jun 2009 09:38:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='xid3a.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/4adc6c91b02ab26a1652f859fb7044fd?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>xidea &#187; opini</title>
		<link>http://xid3a.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://xid3a.wordpress.com/osd.xml" title="xidea" />
		<item>
		<title>Dua Kaki Bersepatu Sekolah</title>
		<link>http://xid3a.wordpress.com/2009/06/11/dua-kaki-bersepatu-sekolah/</link>
		<comments>http://xid3a.wordpress.com/2009/06/11/dua-kaki-bersepatu-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 09:32:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xid3a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanyaan]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xid3a.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[dear maya,
Tanpa terasa, sudah lama juga tidak lagi bercerita dengan dunia maya tentang cerita cerita kecil yang cenderung membosankan. Tapi kali ini aku coba kembali membuka sedikit gumaman, umpatan atau bahkan ilusi yang hinggap dikepalaku.
Kali ini aku berilusi tentang dua kaki yang bersepatu sekolah. Kaki, Berjalan beriringan tapi tidak bersamaan. Begitu cara kerja kaki manusia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xid3a.wordpress.com&blog=2177515&post=47&subd=xid3a&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>dear maya,</p>
<p>Tanpa terasa, sudah lama juga tidak lagi bercerita dengan dunia maya tentang cerita cerita kecil yang cenderung membosankan. Tapi kali ini aku coba kembali membuka sedikit gumaman, umpatan atau bahkan ilusi yang hinggap dikepalaku.</p>
<p><span id="more-47"></span>Kali ini aku berilusi tentang dua kaki yang bersepatu sekolah. Kaki, Berjalan beriringan tapi tidak bersamaan. Begitu cara kerja kaki manusia yang menurutku adalah unik, siapa yang berakal sehat pasti akan menerima hal ini sebagai hal semestinya dan lumrah. Cukup lama aku memperhatikan cara kerja dua kaki yang sedikit mengesankan bagiku. Tapi melihat perbedaan dan persamaan dari kedua kaki ini kadang membuat rasa geli juga,tidak segan dalam ilusi pun aku tersenyum sendiri.</p>
<p>Mari, aku akan menjelasnya penilaianku yang cukup serius tentang dua kaki bersepatu sekolah ini.</p>
<p>Kaki kiri. Aku melihat kaki kiri berbetis maradona, cukup kuat untuk berlari dalam futsal dan aku pun pernah melihatnya menggolkan bola ke gawang lawan -walau jarang, karena posisinya hanya sebagai defender- dalam pertandingan futsal. Jika dipaksa curhat-curhatan dalam futsal, sebenernya dia akan memilih sebagai playmaker diposisi tengah, mensuplai bola ke penyerang dan juga terlibat sengit dalam pertahanan jika lawan menyerang. keinginan dalam curhat-curhatan itu karena keyakinan pemainnya pada kaki kiri yang berbetis maradona ini, Percaya diri tentunya. tapi apa daya, entah mengapa banyak lelaki didunia sekitarnya  jarang mau pada posisi itu, penilaian mereka posisi itu tidak elite dan tidak banyak  mendapat sorotan. sialnya, `elite` dan `sorotan` bagi baginya tidak penting sama sekali dalam futsal. penilaianku, kaki kiri ini kejutan, banyak hal yang tidak terduga bisa dilakukannya.</p>
<p>Kaki kanan. Aku melihat kaki kanan cenderung kaki yang imut. penerjemahan imut ini seperti kaki meja -konotasi dalam senda gurau pertemanan-, kuat tapi tidak berbulu. Bayangkan, karena begitu kuatnya, pernah kaki ini menendang batok kepala seekor kambing  dan membuat kambing itu meringis sambil menggaruk jenggotnya dengan kaki. walau begitu keras kaki kanan tersebut, tapi ternyata lebih sensitif terhadap goresan, aku menduga beberapa goresan telah mencederai-nya. Kelihatan pada kaki yang tidak berbulu itu. Penilaianku, kaki kanan ini andalan, pada kaki ini kulihat lebih banyak tumpuan yang lebih serius.</p>
<p>Kedua kaki ini bersepatu sekolah, begitulah sepatu yang diberikan pada kaki kaki ini oleh orang -yang lebih dituakan-. Tidak penting mempersoalnya mengapa bersepatu sekolah, karena memang masanya. Walau beberapa orang mempersoalkannya, tapi pemiliranku malah cenderung bagaimana memfasilitasinya dan mempersiapkannya dan tidak akan cedera jika nanti bersepatu boot dan siap gagah layaknya seorang laki laki dewasa yang punya kaki dan tangan. Pernah kudengar bisikan orang dalam rapat yang mempertanyakan mengapa orang dengan kaki bersepatu sekolah terlalu melindungi kedua kaki-nya itu,  tanpa merasa bersalah -sampai sekarang pun- aku masih tetap tidak setuju dengan bisikan itu, penilaianku bahwa masing masing kaki memang harus dilindungi -apalagi masih bersepatu sekolah-, dan kenyataannya tanpa perlindungan kaki cenderung akan cedera -walau sering juga dengan melindungi juga menjadi cedera- .</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-50" title="sheep" src="http://xid3a.files.wordpress.com/2009/06/sheep.jpg?w=283&#038;h=171" alt="sheep" width="283" height="171" />Aku melihat, satu masa terakhir ini kedua tangan jarang memberikan perhatian pada dua kaki tersebut, membersihkan dari luka atau pun membasuh dengan air jika sudah terlihat kotor dan sebagainya. Kedua tangan ini sibuk memegang erat pagar pembatas dan pentungan, karena hampir setiap waktu karena kambing -yang dibiarkan tuannya- itu sering sekali menginjak-injak dan mengembik seenaknya tanpa memikirkan akibat pada hal yang esensial.</p>
<p>Melihat kejadian itu aku tetap berpendapat bahwa tangan tersebut melalukan kesalahan, tangan harus berkonsep sebagai<br />
tangan, kaki berlaku sebagai kaki. lalu bagaimana dengan kambing? bukannya menjadi hal terganjil jika mengharapkan kambing dapat berjalan pada jalan kambing -sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> -?</p>
<p>Aku telah menemukan konsep -yang terkesan biasa- untuk disarankan pada  korelasi tangan dengan kaki tersebut dan hubungannya dengan kambing yang tidak esensial itu. cara yang sangat sangat sederhana dan terkesan biasa biasa saja, tapi coba untuk memikirkan lebih dalam tentang akurasi dan akibat, konsep tersebut adalah `melepas kaki satu tangan`.</p>
<p>Suara dari langit malam kemaren menjelaskan hal terbaik yang layak dilakukan. Aku telah mengumpulkan taktik -sejenis todo list- untuk kuajukan  ke orang dengan kaki bersepatu sekolah tersebut. Apa yang dikerjakan pada tangan dan kapan melepas pembatas pada kaki. Ini harus cepat kulakukan untuk sahabatku itu, mengingat kaki juga sebentar lagi akan berganti sepatu.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/xid3a.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/xid3a.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/xid3a.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/xid3a.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/xid3a.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/xid3a.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/xid3a.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/xid3a.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/xid3a.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/xid3a.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xid3a.wordpress.com&blog=2177515&post=47&subd=xid3a&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://xid3a.wordpress.com/2009/06/11/dua-kaki-bersepatu-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/588204f6b2ffe4e4bc232fbf1b821e20?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">xid3a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://xid3a.files.wordpress.com/2009/06/sheep.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sheep</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>okevideo is up!</title>
		<link>http://xid3a.wordpress.com/2008/03/02/okevideo-is-up/</link>
		<comments>http://xid3a.wordpress.com/2008/03/02/okevideo-is-up/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 18:39:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xid3a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanyaan]]></category>
		<category><![CDATA[flash]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xid3a.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[dear maya&#8230;
http://id.wikipedia.org/wiki/Video_on_demand :
Video-on-demand (disingkat VOD) adalah sistem televisi interaktif yang memfasilitasi khalayak untuk mengontrol atau memilih sendiri pilihan program video dan klip yang ingin ditonton. Fungsi VOD seperti layaknya video rental, di mana pelanggan dapat memilih program atau tontonan ketika yang ingin ditayangkan. Pilihan program dapat berupa sederet judul film, serial TV, reality show, video [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xid3a.wordpress.com&blog=2177515&post=11&subd=xid3a&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>dear maya&#8230;</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Video_on_demand">http://id.wikipedia.org/wiki/Video_on_demand</a> :</p>
<h6><i><font color="#808080"><b>Video-on-demand</b> (disingkat <b>VOD</b>) adalah sistem televisi interaktif yang memfasilitasi khalayak untuk mengontrol atau memilih sendiri pilihan program video dan klip yang ingin ditonton. Fungsi VOD seperti layaknya video rental, di mana pelanggan dapat memilih program atau tontonan ketika yang ingin ditayangkan. Pilihan program dapat berupa sederet judul film, serial TV, reality show, <span class="new">video streaming</span>, dan program lainnya. tidak hanya menonton, khalayak pun dapat menyimpan serta mengunduh program semau mereka. Untuk menontonnya khalayak dapat menggunakan <span class="new">set-top box</span>komputer, ponsel, dan alat-alat komunikasi elektronik lainnya yang berkemampuan mengakses konten <span class="new">audio</span> dan <span class="new">visual</span>. Sebagian VOD memberikan pelayanan dengan sistem pembayaran per tayangan (<span class="new">pay-per-view</span>).  dari video yang sudah diunduh, atau menggunakan</font></i> <span id="more-11"></span></h6>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/TV">http://id.wikipedia.org/wiki/TV</a> :</p>
<h6><font color="#999999"><b>Televisi</b> adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata <i>tele</i> dan <i>vision</i>; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Roda" title="Roda">roda</a>, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia &#8216;televisi&#8217; secara tidak formal disebut dengan TV, <i><b>tivi</b></i>, <i><b>teve</b></i> atau <i><b>tipi</b></i>. </font></h6>
<p><a href="http://xid3a.files.wordpress.com/2008/03/okevideo.jpg" title="okevideo"><img src="http://xid3a.files.wordpress.com/2008/03/okevideo.thumbnail.jpg" alt="okevideo" align="left" /></a>Setelah berhari-hari aku fokus di video, akhirnya kemaren sudah bisa up versi beta di production, thanks God!!..  Memang ini bukanlah yang baru, setelah tahun kemaren aku mengerjakan <a href="http://tv.detik.com/">detiktv</a> buat detik.com bersama Mister Jerry Quary(hehhee), diawal tahun ini aku harus menyelesaikan  <a href="http://video.okezone.com" title="okezone video">okevideo</a> sendirian. ya.. hal yang sama ditahun yang berbeda, atau dalam istilahku dikamus &#8220;status YM&#8221; `mainan lama bersemi kembali`. Masih tetap menyenangkan coding kembali di beberapa bahasa pemograman untuk menghasilkan video di web..</p>
<p>Mungkin ini adalah hal yang sia-sia mempertanyakan kembali pengertian tv dan video, walau dulu selintas keningku berkerut sewaktu nama yang diambil adalah `tv`, tapi sekarang malah stress-seneng walau namanya sudah `video` [dalam pengertianku, ini adalah nama yang pas] yang dalam pengertianku(lagi!) broadcast, multicast, unicast adalah hal yang berbeda.</p>
<p>Aku berharap pengertianku tentang hal ini <b>salah, </b>mengingat setelah launch detiktv, kompas menyusul dengan kompastv, walahhhh&#8230; aku sangat berharap pengertianku tentang tv dan video salah!, Dan sampai sekarang aku masih belum bisa memberikan jawaban yang pas atas pertanyaan seorang wartawan kepadaku :` <i>detik katanya buat detiktv ya ? di channel berapa nald ? </i>dan seperti biasa, aku cuma membalas pertanyaan dengan pertanyaan `<i>memang nonton detiktv harus pake antena ya mas ?` </i></p>
<p>Ngalor-ngidul nih, hal yang membuat aku  stress-seneng adalah bagaimana mengintegrasikan semua content di MNC group ke okezone? aku tau itu bukanlah hal yang mudah, itulah stress; bisa membantu menjembatani orang menjadi terhibur, bisa memperoleh informasi via video untuk masyarakat indonesia, berharap bisa menjadi bagian dalam komunitas IT di Indonesia , itulah kesenangan..</p>
<h6><i>note: dibuat tanpa ingin menyudutkan pihak pihak tertentu, hanya sekedar opini sederhanaku, hanya opini sederhana..</i></h6>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/xid3a.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/xid3a.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/xid3a.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/xid3a.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/xid3a.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/xid3a.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/xid3a.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/xid3a.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/xid3a.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/xid3a.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/xid3a.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/xid3a.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xid3a.wordpress.com&blog=2177515&post=11&subd=xid3a&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://xid3a.wordpress.com/2008/03/02/okevideo-is-up/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/588204f6b2ffe4e4bc232fbf1b821e20?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">xid3a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://xid3a.files.wordpress.com/2008/03/okevideo.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">okevideo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>