okevideo is up!
dear maya…
http://id.wikipedia.org/wiki/Video_on_demand :
Video-on-demand (disingkat VOD) adalah sistem televisi interaktif yang memfasilitasi khalayak untuk mengontrol atau memilih sendiri pilihan program video dan klip yang ingin ditonton. Fungsi VOD seperti layaknya video rental, di mana pelanggan dapat memilih program atau tontonan ketika yang ingin ditayangkan. Pilihan program dapat berupa sederet judul film, serial TV, reality show, video streaming, dan program lainnya. tidak hanya menonton, khalayak pun dapat menyimpan serta mengunduh program semau mereka. Untuk menontonnya khalayak dapat menggunakan set-top boxkomputer, ponsel, dan alat-alat komunikasi elektronik lainnya yang berkemampuan mengakses konten audio dan visual. Sebagian VOD memberikan pelayanan dengan sistem pembayaran per tayangan (pay-per-view). dari video yang sudah diunduh, atau menggunakan
http://id.wikipedia.org/wiki/TV :
Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia ‘televisi’ secara tidak formal disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi.
Setelah berhari-hari aku fokus di video, akhirnya kemaren sudah bisa up versi beta di production, thanks God!!.. Memang ini bukanlah yang baru, setelah tahun kemaren aku mengerjakan detiktv buat detik.com bersama Mister Jerry Quary(hehhee), diawal tahun ini aku harus menyelesaikan okevideo sendirian. ya.. hal yang sama ditahun yang berbeda, atau dalam istilahku dikamus “status YM” `mainan lama bersemi kembali`. Masih tetap menyenangkan coding kembali di beberapa bahasa pemograman untuk menghasilkan video di web..
Mungkin ini adalah hal yang sia-sia mempertanyakan kembali pengertian tv dan video, walau dulu selintas keningku berkerut sewaktu nama yang diambil adalah `tv`, tapi sekarang malah stress-seneng walau namanya sudah `video` [dalam pengertianku, ini adalah nama yang pas] yang dalam pengertianku(lagi!) broadcast, multicast, unicast adalah hal yang berbeda.
Aku berharap pengertianku tentang hal ini salah, mengingat setelah launch detiktv, kompas menyusul dengan kompastv, walahhhh… aku sangat berharap pengertianku tentang tv dan video salah!, Dan sampai sekarang aku masih belum bisa memberikan jawaban yang pas atas pertanyaan seorang wartawan kepadaku :` detik katanya buat detiktv ya ? di channel berapa nald ? dan seperti biasa, aku cuma membalas pertanyaan dengan pertanyaan `memang nonton detiktv harus pake antena ya mas ?`
Ngalor-ngidul nih, hal yang membuat aku stress-seneng adalah bagaimana mengintegrasikan semua content di MNC group ke okezone? aku tau itu bukanlah hal yang mudah, itulah stress; bisa membantu menjembatani orang menjadi terhibur, bisa memperoleh informasi via video untuk masyarakat indonesia, berharap bisa menjadi bagian dalam komunitas IT di Indonesia , itulah kesenangan..
note: dibuat tanpa ingin menyudutkan pihak pihak tertentu, hanya sekedar opini sederhanaku, hanya opini sederhana..
About this entry
You’re currently reading “okevideo is up!,” an entry on xidea
- Published:
- March 2, 2008 / 6:39 pm
- Category:
- Indonesiana, Pertanyaan, flash, media, opini, video
- Tags:
1 Comment
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]